Dari Singkawang

Singkawang, 17 Oktober 2016

Rekan-rekan KOMINFO yang saya banggakan,

Pertama-tama saya sampaikan selamat berjumpa kembali melalui surat elektronik ini.

Surat ini pun saya sampaikan dari Singkawang, Kalimantan Barat, di tengah-tengah kegiatan groundbreaking proyek Palapa Ring Paket Barat.
Seperti saya sampaikan dalam beberapa forum sebelumnya bahwa kebijakan yang kita keluarakan untuk membangun & memberikan layanan tidak boleh lagi bersifat ‘Jawa-sentris’ namun harus ‘Indonesia-sentris’ artinya kita harus menerapkan kebijakan keberpihakan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah yang dianggap tidak atau belum layak secara bisnis/keuangan oleh penyelenggara. Program2 keberpihakan ini yang kita kenal dengan ‘Program2 USO’ yang dikelola oleh BP3TI. Salah satunya adalah program “Palapa Ring” (pelengkap jaringan yang dibangun penyelenggara) yang akan memastikan pada tahun 2019, semua ibukota Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia sudah terhubung jaringan (backbone) broadband.

Selanjutnya, saya akan sampaikan kabar gembira bahwa penyesuaian tunjangan kinerja bagi pegawai di lingkungan Kementerian KOMINFO telah disetujui oleh Menteri PAN-RB & Menteri Keuangan pada bulan lalu. Alhamdulillah.
Tunjangan kinerja akan diberikan tmt 1 April 2016 dengan besaran kenaikan menjadi 70 %. Saat ini sedang dilakukan proses penetapannya melalui Keputusan Presiden.

Saya berharap, seiring dengan penyesuaian tunjangan kinerja tersebut kita pun terus berbenah diri untuk meningkatkan kinerja kita yakni menyelenggarakan tata kelola pemerintahan yang baik, antara lain dengan tekad meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk tahun buku 2016, yang sejatinya merupakan kewajiban yang harus kita penuhi.

Dari sisi pelayanan, terutama dalam proses pemberian izin2, HARUS terus kita lakukan penyederhanaan atas proses2 yang ada agar lebih efisien serta memanfaatkan teknologi informatika agar pelayanan bisa dilakukan secara on-line.
Penilaian membaik atau tidaknya pelayanan kita, harus dilihat dari sisi masyarakat umum atau korporasi yang kita layani.
Proses2 pelayanan kita harus memberi nilai tambah, tidak boleh menjadi beban (tambahan) bagi masyarakat umum atau korporasi yang dlayani.

Saya juga ingatkan peristiwa seperti Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang terjadi pada kementrian lain tidak boleh terjadi pada kementrian yang kita cintai. Tidak boleh ada ‘pungli’ di kementrian kita !

Melalui surat ini, saya juga menyampaikan selamat bergabung kepada para pejabat eselon 1 yang baru dilantik pada 7 Oktober 2016 lalu. Dengan formasi pejabat eselon 1 yang telah lengkap ini, kita diharapkan semakin cepat menuntaskan agenda-agenda prioritas kita, yang perlu saya ingatkan sekali lagi meliputi: implementasi broadband, efisiensi industri, penanganan cyber security, implementasi e-gov & e-commerce, digitalisasi penyiaran serta menjalankan peran Government PR.

Akhirnya, selamat melanjutkan aktivitas kita. Mari bekerja keras, bekerja cerdas, bekerja tuntas, & bekerja dengan ikhlas.

Salam PROAKTIF,

Rudiantara