Giatkan Semangat Mari Melayani dengan Proaktif

Bogor, Kominfo – Melalui perjalanan yang panjang, sejak tahun 2014 yang lalu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) pada tahun 2015 telah menetapkan nilai-nilai Kemkominfo melalui Peraturan Menteri (Permen) Kominfo No 315.

Permen Kominfo No 315 itu dirumuskan bersama masukan dari 10 satuan kerja (Satker) yang kemudian diajukan kepada Menkominfo, selanjutnya Menteri memperkaya, mendalami dan akhirnya memuruskan Permen tersebut.

Demikian diungkapkan Plt. Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kemkominfo, Djoko Agung saat kegiatan Pembentukan Karakter di Lingkungan Ditjen IKP Tahap II Tahun 2015 di The Highland Park Resort, Bogor, Minggu (23/8).

Nilai Kementerian Kominfo itu adalah “Mari Melayani dengan Proaktif, kepanjangan dari Profesional, Akuntabel, Integritas dan Inovatif,” kata Djoko.

Menurut Djoko, kata-kata tersebut gampang dibaca namun, sulit untuk menginternalisasikannya perilaku sehari-hari. “Itu yang menjadi tantangan kita. Antara lain melalui outbond yang akan dilakukan dan outbond yang akan dilakukan tahun depan. Saya rasa, kita harus mendalami makna melayani tesebut,” ujarnya.

Dijelaskannya, kata “Melayani” ini hurufnya berbeda dan score-nya pun berbeda. “Melayaninya besar, bukan hanya just prokatif, tetapi melayani dengan proaktif, bukan reaktif. Kalau reaktif, ada masukan, baru kita bergerak, jelasnya.

Kemudian, lanjut Djoko, setelah Permen baru tersebut diterbitkan, Menteri Kominfo juga menerbitkan Permen kedua yaitu mengenai menunjuk kepala satuan kerja dan Unit Pelayanan Teknis (UPT) sebagai agen perubahan dalam rangka pelaksanaan reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Kominfo.

“Jadi, seluruh direktur, Seluruh kepala UPT, Kepala Monumen Pers, Kepala Musium Penerangan, Kepala Balmon, semuanya itu sebagai agen perubahan saat ini,” pungkas Djoko (Aak).