Menpan RB Sambut Baik Menkominfo Pangkas Proses Perizinan

Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi mengapresiasi dan menyambut baik penyederhanaan atau persingkat pelayanan proses perizinan Bidang Pos dan Telekomunikasi serta Penyiaran.

“Penyederhanaan atau persingkat proses perizinan bidang Postel dan Penyiaran ini salah satu langkah konkret yang dilakukan Kemkominfo. Sehingga pelayanan birokrasi yang semakin baik dan akuntabel,” kata Yuddi usai acara berakfast meeting, dengan stake holder bidang Postel dan Penyiaran,  di Kantor Kemkominfo, Jakarta, Jumat (30/o1/2015).

menpan-yuddiMenurut Yuddy, delapan Peraturan Menteri Kominfo yang yang menyangkut proses perizinan ini adalah penyederhanaan dan pendelegasi kewenangan sehingga lebih demokratis. “Ini kami apresiasi. Ini merupakan sebuah terobosan yang baik. Memperpendek jarak, memangkas waktu dan transparansi dari proses perizinan,” ujar Yuddy.

Menteri Yuddy memastikan dengan pelaksanaan tugas ini seluruh aparatur pemerintah dapat memberikan pelayanan yang baik.  Delapan peraturan Menkominfo yang diubah dalam rangka reformasi pelayanan perizinan yaitu jenis perizinan Penyelenggaraan Jaringan Telekomunikasi, dari 60 hari menjadi 14 hari. Penyelenggaraan Jasa Telekomunikasi, dari 50 hari menjadi 14 hari. 

Jenis Izin Stasiun Radio (ISR) berbayar izin baru, dari  44 hari kerja menjadi 21 hari untuk baru, sedangkan izin perpanjang dari tujuh hari kerja menjadi tiga hari kerja, Izin Stasiun Radio yang tidak berbayar dari 14 hari kerja menjadi tiujuh ari kerja.

Jenis perizinan Sertifikat Alat dan perangkat telekomunikasi melalui pengujian dari 30 hari kerja menjadi 23 hari kerja, sedangkan untuk evaluasi dokumen dari 10 hari kerja menjadi tujuh  hari kerja, Jenis perizinan Penyelenggaraan Pos baik nasional, provinsi maupun kab/kota proses perizinan dari 14 hari kerja menjadi 10 hari kerja.

Sedangkan proses Izin Amatir Radio dari 14 hari kerja menjadi 10 hari kerja dan terakhir Proses Izin Komunikasi Radio Antar Penduduk (IKRAP) dari 28 hari kerja  menjadi 10 hari kerja.